Jumat, 18 Desember 2009

Senja Saat Kusendiri



Menjejak senja dalam kesendirian
Terangkum di keheningan
Tepiskan bayang yang meringkuk di sudut hati



Bola raksasa itu tak lagi garang
Semburat merah lembutkan perih
Sisakan aroma syahdu menggantung di udara
Adalah senja setiap kali datang
Berikan pesona yang terpahat kuat
Halaukan resah dengan sebait puisi manis
Selalu saja ada senyum
Ketika mentari mulai meredup
Benarlah,keindahan miliknya takkan terelakkan
Meski hati di penuhi huru hara

Created by Langit Senja from Facebook